Jumat, 24 Februari 2017

Pengalaman Operasi Cabut Gigi Bungsu di RS Roemani Semarang dengan BPJS


Sakit hati sama sakit gigi lebih sakit mana? Kalo yang sedang sakit hati sih bilangnya lebih baik sakit gigi ya, tapi kalo yang lagi sakit gigi katanya masih mending sakit hati, hihihi. Saya ngga pilih dua-duanya udah pernah ngerasain semua, dan semuanya sama-sama ngga enak hehehe.
Kok tiba-tiba ngomongin sakit gigi vs sakit hati? Iyaa soalnya saya pengen cerita tentang operasi cabut gigi bungsu yang baru saya jalani kemarin. Jadi disambung-sambungin aja, biar enak gitu prolognya.

Kok Harus Operasi?

Gigi graham bungsu bagian kanan bawah yang dioperasi ini sebenarnya udah lama bolong, sekitar1,5 tahun lalu. Saya kira waktu itu goyang malah, jadi harus dicabut. Tapi kata dokter giginya, ngga goyang cuma bolong aja, diambal aja masih bisa kok. Alhamdulillah, akhirnya graham bungsu saya ditambal.

Selasa, 21 Februari 2017

Intai Kegiatan Disekeliling Kamu Dengan Kamera CCTV Tersembunyi



Halo temans, pasti sudah tak asing lagi dengan kamera cctv kan? Kita sering melihatnya ada di sudut ruangan perkantoran, ATM, toko, dll. Bagaimana dengan kamera cctv tersembunyi? Kamera pengintai atau tersembunyi adalah salah satu jenis kamera cctv yang banyak digunakan untuk mengintai seseorang atau keadaan secara diam-diam tanpa diketahui keberadaannya saat merekam. Keberadaan penjual cctv jenis tersembunyi ini juga sudah banyak dan dapat dengan mudah kita temukan. 


Dengernya emang syerem yaa. Takut kalau alat ini digunakan untuk hal-hal yang tidak baik. Tapi ibarat dua sisi mata pisau. Bisa digunakan untuk kebaikan bisa juga untuk keburukan begitupun alat ini.

Penggunaan kamera cctv pengintai ini dapat dipasangkan dimana saja, karena bentuknya yang dapat berbaur dengan benda - benda diruangan. Harga jual cctv pengintai ini juga cukup terjangkau dan tidak terlalu mahal. Dan sudah banyak produsen yang berinovasi dengan kamera pengintai ini dengan membuat bentuknya menjadi benda-benda untuk kegiatan sehari-hari seperti kamera pengintai berbentuk pulpen, kancing baju, kacamata, dll.


Sabtu, 18 Februari 2017

Beri Kado Terbaikmu untuk Pasangan

Halo temans, apakah kamu suka memberi kado terbaik untuk pasangan?

Jangan bilang memberi kado pelukan dan ciuman (bagi yang sudah berstatus suami-istri), itu mah alibi orang pelit huahaha. Kaya Thifa udah bisa nebak aja nih, kalo emaknya bilang nanti dikasih hadiah. Jawaban dia, "Pasti hadiahnya pelukan," dengan nada bete, hihi.

Memberi hadiah sebenarnya sangat baik dan dianjurkan. Nabi Muhammmad SAW sendiri pernah bersabda

“Saling menghadiahilah kalian niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad no. 594, dihasankan Al-Imam Al-Albani t dalam Irwa`ul Ghalil no. 1601)

Memberi hadiah tidak harus menunggu hari ulang tahun atau momen khusus. Pas ada rejeki lebih belikan aja hadiah, kalau ditanya dalam rangka apa, ya bisa dijawab "Dalam rangka cintaku kepadamu," haiiiss romantis kaann.

Jumat, 17 Februari 2017

Marketing di Era Digital

"Saya mau kerja apa aja deh, asal halal dan bukan sebagai marketing."

Kalau ngobrolin soal job vacancy sering saya dengar orang berkata demikian. Posisi marketing entah kenapa dihindari oleh kebanyakan orang. Ehm sebenarnya termasuk saya juga sih. Saya pernah punya pengalaman buruk tentang marketing ini.

Jadi dulu jaman kuliah saya rajin lihat-lihat iklan lowongan kerja di koran. Nemu lowongan sebagai "Marketing Executive" dari namanya terdengar keren sekali. Saya bayangin, saya bakalan duduk di depan meja, merancang strategi penjualan, meeting dengan para bos, endebre-endebre..

Sampai di lokasi dimana saya akan mengumpulkan berkas lamaran, saya dikasih tau sama seeorang yang kerja di sana juga, katanya kerjaan yang saya lamar itu sebenarnya sales, nanti tugasnya door to door menawarkan produk. Saya sama teman langsung ngibrit mendengar pemaparan orang itu.




Tapi semenghindar apapun saya dengan yang namanya marketing, tetep akhirnya bertemu juga. Percaya ngga kamu, apapun profesi kita, kalau mau maju dan sukses tetep harus menjadi marketing paling tidak untuk diri kita sendiri. Misal saya sebagai penulis, akhirnya jualan buku juga, ya minimal mengenalkan buku saya lah ke orang-orang. Cuma caranya saja yang beda. Menjadi marketing di era digital saya rasa menjadi lebih mudah dan praktis karena ga perlu door to door mendatangi rumah orang, atau tereak-tereak pakai toa di lapangan.

Jumat, 10 Februari 2017

15 Alasan Kenapa ZenFone 3 Max Cocok Buat Kamu!

Bagi kebanyakan orang smartphone itu soulmate banget. Ga ada smartphone sama dengan mati gaya. Ga ada smartphone ga bisa kerja, ga ada smartphone ga ada hiburan. Saya termasuk salah satu dari kebanyakan orang itu.

Semestinya sih sama soulmate kita perhatian. Kalo diibaratkan sepasang kekasih, seharusnya pas jam makan, kita masakkin makanan favoriya, di hari spesial kita kasih hadiah, begitupun dengan smartphone yang kita anggap soulmate. KIta harus perhatian dong kapan dia butuh di charge. Saat bepergian bersamanya jangan sampai lupa kita bawakan segala kebutuhan si soulmate yaitu charger dan powerbank supaya dia jangan sampai mati kehabisan daya.

Tapi sayang saya sepertinya bukan soulmate yang baik. Saya pelupa. Saya suka asik aja mainan HP, begitu selesai digeletakin begitu aja. Pas mau pergi buru-buru ambil smartphone masukkin ke tas.Sampai di tempat tujuan baru sadar, ya ampn batere tinggal 20% dan saya lupa bawa charger maupun powerbak. Padahal saat itu saya sedang liputan acara. Harus poto-poto menggunakan smartphone dan melakukan live twit!

Kejadian semacam itu sudah beberapa kali terjadi sama saya, hingga saya berandai-andai, ada ngga sih smartphone yang baterainya berdaya tinggi sehingga kita ga perlu bolak-balik nge-charge?

Dulu sepertinya mustahil, banyak orang bilang, kalo smartphone ya memang gitu, pasti akan cepat habis baterainya, paling ngga dalam sehari ya dua kali lah ngecharge smartphone!