Rabu, 28 Maret 2018

Seputar Isi Ulang Kartu Telkomsel dan Kewajiban Registrasi Ulang

Halo hai, apakah kamu pengguna kartu Telkomsel? Semenjak menggunakan HP di tahun 2002, saya memilih untuk menggunakan nomor Telkomsel, yaitu simpati. Kemudian karena lupa isi ulang, nomornya hangus, hiks, terus ganti dengan kartu AS yang masih merupakan produk Telkomsel juga - sampai sekarang.

foto:telkomsel
Jaman dulu kartu perdana dieman-eman (disayang) banget ya, karena harganya mahal. Apalagi kalo nomernya cantik. Lama kelamaan harga beli makin murah, udah ada isinya pulsa atau paket datanya pulak, jadi kaya ga bernilai aja gitu. Makanya, salah satu masalah yang dihadapi oleh pengguna ponsel zaman sekarang adalah jarang memiliki nomor tetap. Dengan alasan hemat, banyak yang memakai nomor sekali pakai, hanya digunakan kuota datanya, kemudian dibuang untuk ganti kartu baru.

Padahal nih, sebenarnya setiap orang perlu untuk memiliki satu nomor tetap yang bisa dihubungi sewaktu-waktu. Ada atau tidak ada koneksi internet, nomor itu bisa dihubungi ketika terjadi hal yang urgent.

Yes saya sendiri emang ga hanya punya satu nomor. Biasanya saya pakai dua nomor. Satu nomor tetap dari tahun 2007 sampai sekarang, yang nomor As dari Telkomsel. Ngga saya ganti karena udah nyaman aja pakai itu, dan malas woro-woro ke semua orang kalo saya ganti nomor. Yang satunya lagi ngga saya bagikan ke umum, kalangan terbatas aja, karena itu hanya buat nomor cadangan atau buat internetan aja.

Makanya saya kudu perhatian banget sama nomor yang satu ini biar ga hangus lagi kaya yang pertama dulu.

Apa sih yang perlu diperhatikan supaya nomor kita ngga hangus dan aman dari pemblokiran. Yang pertama masa aktif dan masa tenggang.

Apa itu masa aktif?



Masa aktif adalah lama kartu bisa digunakan untuk melakukan panggilan telepon dan SMS. Selama masa ini, pemilik kartu bisa melakukan panggilan dan menerima panggilan dari manapun.

Masa aktif kartu berlaku sesuai dengan ketentuan dari masing-masing operator. Biasanya, masa berlakunya mengikuti jumlah pulsa Telkomsel yang dibeli. Ada kartu yang memiliki masa berlaku satu hari, dan ada juga yang berlaku sampai satu bulan lebih. Biasanya, masa berlaku ini akan diakumulasi, sesuai dengan jumlah pulsa Telkomsel yang kamu beli.

Ketika masa aktif habis, kamu harus melakukan isi ulang pulsa Telkomsel segera, sebelum masa tenggang habis. Ketika kamu terlambat mengisi pulsa di masa tenggang, maka kartu kamu bakal hangus.

Apa itu masa tenggang?

Selain masa aktif, kartu juga memiliki masa tenggang. Rentang waktunya berbeda-beda, sesuai dengan kebijakan masing-masing operator. Biasanya, operator akan memberikan pesan peringatan ketika masa aktif kartu habis dan kamu bisa cek masa tenggang lewat dial ke operator, *888# untuk Telkomsel.

Untuk mengembalikan posisi kartu ke masa aktif, kamu harus melakukan pengisian pulsa Telkomsel yang bisa dibeli di Traveloka, yang bisa dibeli di halaman https://www.traveloka.com/connectivity/pulsa/telkomsel. Semakin besar jumlah pulsanya, makin lama pula masa aktifnya.

Selain itu, agar nomor kamu tidak hangus, jangan lupa untuk melakukan registrasi ulang nomor kamu sesuai dengan peraturan Menkominfo No.12/2016 dan perubahannya.

foto:telkomsel
Proses registrasi ini berlaku untuk pelanggan lama dan pelanggan baru, yang harus disesuaikan dengan NIK masing-masing pemilik ponsel. Batas waktunya sampai 28 Februari 2018, dan jika lebih dari itu maka kartu kamu akan diblokir. Pemblokiran akan dimulai bertahap mulai dari 1 Maret 2018, dengan konsekuensi tidak bisa melakukan panggilan keluar dan mengirimkan SMS. Kemudian per 1 April pengguna yang tidak teregistrasi tidak akan bisa menerima panggilan telepon dan menerima sms tapi masih bisa menggunakan layanan internet. Kalau masih bandel, per 1 mei semua pengguna yang tidak mendaftar ulang akan diblokir total dan tidak bisa menikmati layanan telepon, sms dan data.

Cara Registrasi Ulang

Bagi pelanggan Telkomsel, ada beberapa cara registrasi ulang yang bisa dilakukan. Kamu bisa melakukannya via SMS dengan format Untuk Pelanggan Baru, ketik: REG(Spasi)NIK#Nomor KK#. Untuk Pelanggan Lama, ketik: ULANG(Spasi)NIK#Nomor KK#, lalu kirimkan ke 444.

Selain itu kamu juga bisa registrasi ulang lewat website Telkomsel, via Virtual Assistant VERONIKA via UMB, call center atau datang langsung ke GraPari.

Alhamdulillah saya sudah melakukan registrasi ulang nomor Telkomsel saya supaya aman dari pemblokiran. Bagaimana dengan kamu? Oya soal pemblokiran bertahap ini benar adanya lo. Suami saya ngalamin sendiri, pulsa masih banyak, masa aktif juga masih, eh ngga bisa buat panggilan keluar dan ada pesan masuk disuruh registrasi ulang dulu. Setelah registrasi ulang, Alhamdulillah bisa dipakai telepon lagi.

4 komentar:

  1. wah berguna banget mbak ini infonya. apalagi aku baru baru ini ganti ke nmer telkomsel

    BalasHapus
  2. Aku dan suamiku, ortuku adikku udah registrasi semua nomernya ☺

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah udh registrasi juga kami

    BalasHapus
  4. Alhamdulilah...aku udah registrasi. Btw, aku jadi keinget waktu masih SMP. Suka banget sama kartu AS karena gratisan smsnya banyak banget. Nice sharing mbak Rahmi.

    BalasHapus