Saturday, August 15, 2020

Q n A Lomba Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Bismillah.. Assalamualaikum temans,

Sudah tahu belum kalau Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang mengadakan lomba blog dengan tema Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Lomba serupa juga sudah pernah diselenggarakan di tahun 2017 dan saya termasuk salah satu jurinya, seperti saat ini, Karena banyak yang tanya mengenai lomba ini. Seperti apakah boleh luar warga kabupaten Semarang ikutan, apakah blognya harus TLD, apakah Lawang Sewu masuk wisata kabupaten Semarang. Maka saya buat rangkuman QnA nya di sini ya, untuk memudahkan teman-teman yang masih ada keraguan saat akan mengikuti lomba ini.

Umbul Sidomukti. Salah satu tempat wisata di kabupaten Semarang

Sebelumnya saya share dulu syarat dan ketentuan loba blog Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru:

LOMBA BLOG 

“WISATA KABUPATEN SEMARANG DI ERA ADAPTASI KEBIASAAN BARU”

Syarat & Ketentuan Lomba:

1. Tema Blog adalah “Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”. Bagaimana destinasi wisata Kabupaten Semarang menyambut era adaptasi kebiasaan baru dengan menerapkan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat.

2. Periode lomba dimulai 1 Agustus s.d 15 September 2020

3. Peserta lomba adalah Warga Negara Indonesia.

4. Peserta lomba wajib memfollow akun Twitter @Ungaran_Wisata dan atau akun Instagram @pesona_kabsemarang.

5. Satu peserta hanya boleh mendaftarkan 1 alamat blog.

6. Blog harus atas nama pribadi, bukan organisasi, lembaga, perusahaan dan sejenisnya.

7. Blog harus memuat menu / laman yang berisi tentang identitas / biodata blogger.

8. Setiap blog yang memuat gambar dari alamat blog lain wajib mencantumkan sumber gambar.

9. Blog setidaknya telah memuat 3 buah postingan pada saat tanggal pelaksanaan lomba.

10. Peserta wajib menulis / memposting minimal 2 artikel yang berkaitan dengan tema, yang masing-masing harus memuat minimal 500 kata dan 3 foto.

11. Di akhir postingan, peserta wajib menyebutkan “Tulisan ini dibuat untuk mengikuti Lomba Blog “Wisata Kabupaten Semarang Di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”, dan di-link-kan ke Website : www.kabsemarangtourism.com

12. Postingan lomba wajib dishare di akun media sosial masing-masing peserta (twitter/FB/IG) dengan hastag #pesonakabupatensemarang

13. Postingan lomba didaftarkan pada link : https://bit.ly/PesonaKabSmg2020

14. Pemenang lomba akan diumumkan pada 30 September 2020 melalui akun Twitter @Ungaran_Wisata dan akun Instagram pesona_kabsemarang.

Hadiah Lomba:

Juara 1 Rp. 2.500.000,-

Juara 2 Rp. 2.250.000,-

Juara 3 Rp. 2.000.000,-

Juara Harapan 1 Rp. 1.500.000,-

Juara Harapan 2 Rp. 1.250.000,-

Juara Harapan 3 Rp. 1.000.000,-

(+ piagam)Nah itu tadi syarat dan ketentuan juga hadiah bagi para pemenang lomba blog. Sekarang saya akan tulis beberapa hal yang sering ditanyakan terkait lomba blog wisata kabupaten Semarang ini ya.



Kumpulan QnA Tentang Lomba Blog Wisata Kabupaten Semarang

Q: Apakah blogger luar Kabupaten Semarang bisa mengikuti lomba ini?
A: Lomba ini terbuka untuk umum bagi blogger berwarga negara Indonesia, jadi semua boleh ikut asalkan WNI ya (lihat poin S&K no.3)

Q: Apakah blog harus TLD (yang berdomain sendiri seperti .com dll)
A: Tidak. Blog yang masih ada embel-embel blogspot atau wordpress juga boleh ikutan, yang penting blog pribadi bukan organisasi, perusahaan, dll (lihat poin S&K no.6)

Q: Tempat wisata mana saja yang termasuk wisata kabupaten Semarang? Apakah Lawang Sewu termasuk?
A: Ingat ya, kabupaten Semarang BERBEDA dengan kota Semarang. Lawang Sewu tidak termasuk karena itu terletak di kota Semarang bukan Kabupaten Semarang. Beberapa yang termasuk wisata kabupaten Semarang adalah, Umbul Sidomukti, Celosia Happy n Fun , Kampoeng Banyumili, Candi Gedong SOngo, Saloka Theme Park, dll (silakan googling).

Q: Apakah harus melakukan kunjungan (piknik) dulu ke tempat wisata tersebut di era adaptasi kebiasaan baru untuk membuat tulisan lomba?
A: Tidak harus. Perjalananmu yang lampau atau bahkan kamu juga bisa menulis tentang tempat yang belum kamu kunjungi kok, yang penting sesuai tema lomba yaitu: Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru.

Q: Poin 10 S&K maksudnya peserta harus membuat minimal 2 postingan untuk ikut lomba ini?
A: Ya, betul. Peserta harus membuat minimal 2 postingan (di blog yang sama) untuk mengikuti lomba ini, makanya jangan mepet-mepet deadline dicicil dari sekaang ya.

Q: Adakah artikel rujukan tentang wisata di era adaptasi kebiasaan baru?
A: Kamu bisa cek web Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, akun socmed tempat wisata yang ingin kamu ulas, atau melakukan wawancara dengan pihak pengelola bila ingin mendapatkan informasi lebih detail untuk bahan blog postmu.

Q: Pandemi belum usai kok ngajak piknik sih?
A: Nah ini jawaban saya pribadi kenapa menerima tawaran manjadi juri lomba blog ini ya. Saya meng-highlight tentang adaptasi kebiasaan baru yang bener-bener harus dipahami oleh orang-orang. Prihatin melihat orang berbondong-bondong bepergian tanpa memperhatikan protokol kesehatan. Jadi menurut saya penting untuk terus mengingatkan tentang protokol yang harus dipatuhi jika kita keluar rumah khususnya berwisata. Kamu juga bisa kasih tips gimana wisata yang aman di era adaptasi kebiasaan baru ini dalam blogpost yang kamu ikutkan lomba.

Nah itu tadi beberapa hal yang sering ditanyakan terkait lomba blog Wisata Kabupaten Semarang di Era Adaptasi Kebiasaan Baru sudah saya jawab ya. Selamat berkompetisi ;)

9 comments:

  1. Dikasih tambahan video bolehkah mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh banget mba, video, infografis, dan kreativitas lainnya monggoo...

      Delete
  2. Alhamdulillah sdh submit artikel.. semoga hasilnya sesuai harapan.. Aamiin..

    ReplyDelete
  3. Mbak, itu minim 2 postingan. Kalo lebih, di bitly ditaruh mana linknya. Di bitly cuman dikasih 2 link blog

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah ditambahkan ya mbak, ada 4 kolom buat artikel

      Delete
  4. untuk yang lagi ikut lomba, semangat ya :D wish u guys luck!

    ReplyDelete
  5. Artikel harus tempat wisata ya? Boleh gak sih wisata kuliner nya?

    ReplyDelete