Minggu, 18 Agustus 2019

Superman Atau Super Team?

Waa gregetan banget rasanya. Banyak ide tulisan organic alias non paid post di kepala tapi serasa ngga punya waktu menuliskan. Bukan ngga punya kali tepatnya yaa, tapi gagal memanajemen waktu! Tiap kali rencana bangun malam biar bisa nulis pas bocah tidur selalu gagal maning, gagal maning. Yang ketiduran lah. Yang malah ngerjain yang lain. Haduuuh. Akhirnya sekarang bisa nulis. Bentar ya Sarah jangan dulu bangun sebelm mamakmu selesai nulis, wkwkwk.

Superman atau Super team?

Jangan pernah berbisnis dengan teman, karena kau akan kehilangan uang juga persahabatan. Saya lupa pernah dengar darimana ungkapan itu. Yang jelas ungkapan ini sangat melekat dalam benak saya dan bikin saya takut bisnis bareng temen atau bahkan sodara. Ya saya takut di kemudian hari kita bakal ribut-ribut soal uang. Kenapa bagianmu lebih banyak bagianku sedikit, kenapa kerjaku lebih banyak kerjamu lebih dikit, dll. Bisnis hancur persahabatanpun putus. Naudzubillahimindzaliik.

We are couple, we are a team

Dulu pernah sih bisnis kecil-kecilan aja bareng kakak. Pas saya jualan jaman kuliah, kakak ngemodalin sebagian, dan kita jualan bareng. Sistemnya saya bikin gini, siapa yang berhasil ngejualin dapat bagian sekian (lebih besar), dan pihak lainnya (yang berarti hanya urun modal) dapat bagian sekian (lebih dikit). Langsung kesepakatan di awal. Alhamdulilllah berjalan lancar. Tapi ngga lama juga setelah modal balik, udah ngga jualan lagi. Karena sibuk masing-masing.

Saking takutnya saya berbisnis sama teman, terus terang saya awalnya agak-agak kurang merestui suami kerja di studio komik yang dirintis bersama teman-temannya. Saya dulu selalu bilang gini, udahlah yah kalo kerja sama orang tu enaknya freelance-an aja. Butuh bantuan orang ya pekerjakan freelance. Atau kita bikin perusahaan baru yang cuma milik kita aja, ownernya kita. Ntar kita cari pegawai. Tapi melihat suami yang segitu kekeuhnya mempertahankan dan berusaha memajukan studio komik bersama teman-temannya akhirnya saya meridhoi. Bismillah moga dilancarkan dan dimudahkan ya yah...

The Super Team. InsyaAlloh..

Dalam hal berkarya pun demikian. Saya dulu sukanya menjadi one man show. Kalaupun mau punya karya bersama ya berdua sama suami aja, ngga mau sama yang lain. Bikin komik misalnya.

Saya punya banyak ide-ide cerita untuk dibuatkan jadi komik, kendalanya saya ngga bisa nggambar. Mengandalkan suami, tapi belum tentu juga dia sempet nggambar. Karena deadline-deadlinenya juga banyak kan.

Baca juga: Krisis Percaya Diri, Bagaimana Mengatasinya

Sampai suami bilang, gimana kalau aku carikan illustrator lain. Awalnya saya sempat ngga setuju, pengen punya karya berdua kok malah orang lain yang gambar. Lagipula saya itu orang yang sulit percaya sama orang lain. Kalo saya bikin naskah ntar gambarnya sesuai ekspektasi saya apa ngga?

Kalo sama suami kan enak aja ya ngomong pengennya begini begitu, kurang ini itu, lah kalo sama orang lain kayaknya kok ribet.

Tapi suami bilang, komik karya kita, kita yang mencipta dan membuat konsepnya, ngga harus kita yang kerjakan. Dan kita harus bisa memberi kepercayaan pada orang lain, partner kita. Lihat tuh Doraemon, sampai creatornya meninggal, komiknya juga terus jalan. Coba kalo dia cuma kerja sendiri, ngga mau kerjasama dengan pihak lain. Udah ngga kuat gambar yaudah tamat sampai di situ karyanya. Kedepannya karya kita akan seperti Doraemon. Jadi jangan selalu mempermasalahkan siapa yang garap.

Baca juga: Orang-orang Kreatif di Balik Komik Mak Irits

Itulah kenapa komik Mak Irits ilustratornya juga banyak. Awal-awal emang suami yang gambar, tapi buku komiknya dikerjakan adek ipar. Setelah itu kita bikin versi komik web yang garap gonta-ganti, ada Reza, Dika, Aryo.

Komik Kolaborasi Terbaru, Passion, Terbit di Comico

Saat membuat komik Passion. Awalnya saya ceritakan konsepnya ke suami. Saya tanya menurutmu menarik ngga nih ceritanya. Suami bilang menarik buat komik romance dengan target market cewek-cewek.


Aselinya kalo dia sih ngga suka komik begitu hahaha. Suami mengajukan Kemala, comic artist yang pernah magang di Papillon dan setelah magang selesai, masih sering juga kerjasama freelance-an. Saya lihat gambarnya, lucuk, ala-ala Korea gitu, saya setuju. Saya bikin proposal cerita, Kemala bikin karakter desainnya. Alhamdulillah ACC.

Komik kami udah terbit gaesss, di Comico Indonesia!!! Alhamdulillah #SujudSyukur

Comico ini sebenarnya bukan platform baru. Comico platform web comic asal Jepang udah berdiri lama, cuma emang baru buka di Indonesia.

Komik Passion ini menceritakan tentang Abinaya, artis yang sedang naik daun namun jenuh dengan kehidupannya sebagai artis. Ketika ia menjalani hidup sebagai orang biasa bersama Maira, ia menemukan Passionnya yang sebenarnya, yaitu memasak.


Awalnya pengen dibuat novel biar bisa one man show aja, tapi kelemahan saya ngga bisa bikin kalimat panjang nan indah.  Akhirnya cukup lama ide ini ngendon aja di pikiran. Suami cuma bilang semua ide-ide yang ada tulis aja dulu. Jadi kamu punya bank ide. Ketika butuh, ide-ide itu bisa diolah kembali, ngga terlupakan karena udah dicatat rapi.

Bagaimana Cara Menerbitkan Komik di Comico?

Mungkin ada yang kepo gimana caranya menerbitkan komik di Comico.

Kalau saya, pas Comico ada roadshow di Semarang, saya dan suami datang. Pada saat itu ada Comico membuka tawaran untuk mengrimkan proposal cerita, tentu saja kami tidak melewatkan kesempatan itu. Beberapa saat setelah itu dapat email jawaban dari editor yang mengatakan komik kami diterima, dengan beberapa catatan revisi. 

Cara lain bisa dengan mengikuti event lomba di Comico. Comico sudah dua kali mengadakan komik challenge, saya pernah ikut sekali dan kalah haha. Komik yang saya lombakan judulnya Mr.Perfect, menceritakan tentang Shayna yang bertekad menemukan kekurangan dari Mr.Perfect siswa baru yang diidolakan cewek-cewek di sekolahnya.

Selain komik, Comico juga menerbitkan novel lho. Beberapa waktu lalu juga mengadakan e-novel challenge, novel pemennag akan diterbitkan di Comico. Sahabat saya, Dedew, penulis best seller Anak Kos Dodol  juga ada menerbitkan novel di Comico judulnya, Under The Same Sky. Dibaca yaaa.

Baca Passion di Comico GRATIS?

Pertanyaan yang paling sering mencuat saat saya mempromosikan komik ini adalah, "Apakah baca komik Passion di Comico gratis?"

Ora maido lah, kebanyakan orang emang suka yang gratis-gratis yes.

Jadi gini, cara membaca komik di Comico, itu ada dua cara. Pertama, bisa tanpa download aplikasi. Jadi, kamu bisa buka melalui HP, laptop, maupun PC yaa.. klik https://www.comico.co.id/titles/664 tanpa login pun kamu bisa baca.



Tapii kalo ngga login kamu ngga bisa kasih love dan komen, dan juga ngga bisa dapet tiket buat baca komik gratis, jadi hanya terbatas komik yang bisa dibaca gratisnya.

Untuk daftar keanggotaan comico biar bisa login, gampang kok. Tinggal masukkin email, dan sedikit info tambahan, selesai.

Cara kedua ya dengan download gratis aplikasinya di HP. Ini lebih praktis ya, ya macam belanja onlen itulah daripada kudu browsing dulu kan kalo udah punya langganan tempat belanja enak sekalian instal aplikasinya.

Komik Passion ini, di awal terbit sampai chapter 5 bisa dibaca gratis. Kalau mau lanjut baca sampai chapter 10 bisa dibaca gratis juga dengan kupon yang kita punya, (kupon ini kayaknya hanya bisa didapat kalo kita login, jadi mending punya akun di sana ya).

Nah chapter 11-15 udah available juga tuh. Tapi khusus chapter ini kalo mau baca sekarang harus pakai koin yang bisa kita beli dengan pulsa. Kalo mau gratis bacanya ya sabar sampai minggu berikutnya sampai kuncinya terbuka. Bingung? Yaudah coba aja buka sendiri biar lebih paham maksudnya haha.

Kalo seandainya kamu punya dana atau pulsa buat beli koin, yaa saya sarankan belilah koin untuk support aplikasi komiknya juga biar bisa menghadirkan komik-komik berkualitas dan menghibur di sana. #BeliKoinItuKeren loh gaess.

Keuntungan Super Team

Nah balik lagi ke superman atau super team, istilah ini saya dengar waktu Sandiaga Uno diwawancara Ria Ricis di yutubnya. Yes saya juga nonton beberapa videonya Ricis meski ngga semuanya suka.

Kata Babang Sandi, bisnis jaman sekarang udah ngga model lagi namanya superman tapi super team, kurang lebihnya begitu. Dan saya emang ngerasain juga ada banyak keuntungan dari kerja team ini dibanding kerja sendirian.

Makan bersama di ultah Papillon ke-17

1. Pertama, bisa membantu kasih ide dan masukan di kala stuck
2. Kedua, kita bisa fokus di bagian kita aja, tanpa harus ngerjain hal lain. Misal saya urusannya ya nulis naskah aja, yang berhubungan sama editir ya orang lain.
3. Ketiga, bisa bantu promo. Karena tiap orang yang terlibat dalam team pasti akan mempromosikan karyanya. Kalo karya sendirian, kita pontang panting promosi sendiri, paling dibantu sama penerbit. Kalo kerja team begini, saya promo, ilustrator ikut promo, dan semua di tim yang terlibat juga dengan sukarela promo karena ada sentuhan tangan maupun pikiran mereka di sana.

So, thanks banget buat kerja keras my super team selama ini. Buat Kemala ilustrator yang berjuang menyelesaikan komik meski sedang nggarap skripsi. Go Gooo semangattt. Buat Alfa, suami sekaligus project leader yang mendampingi team terus selama ini, mengarahkan, mencarikan orang-orang terbaik untuk menggarap projek ini. Dika yang udah ngerjain layoutnya. Yanuar yang terus koordinasi sama editor menjadi penyambung lidah kami, Rin dan Fandi yang bantuin  bikin storyboard. Thanks juga untuk Comico terutama editor yang bantu mengarahkan agar komik kita menjadi lebih baik.

Gimana denganmu temans, lebih memilih jadi superman atau membentuk super team?

21 komentar:

  1. Uwaaa keren banget mbk. Kalean super team banget, yang satu idenya ada aja, yang satu jaho gambar. Sukses untuk project yang lain ya mbk

    BalasHapus
  2. Keren banget ini bisa bikin ilustrator yang cakep gini ya, aku setuju sih kalau kerja teamnya kompak pasti dapat menghasilkan yang sesuai dengan target ya mbak.

    BalasHapus
  3. Selamat atas terbitnya komik terbarunya ya Mbak..
    Saya kepoin di Comico nanti.
    Artikel ini pun lengkap sekali..jadi insight baru buat saya.
    Dan apakah saya Superman atau Super team? Tergantung sikon sepertinya..haha

    BalasHapus
  4. Wahh, emak2 KEB ini memang keren keren yaa..saluut. akupun juga mirip banget sama mbaknya. Beberapa Kali diajakin bisnis bareng temen selalu menolak Karena takut pertemanan rusak Karena bisnis

    BalasHapus
  5. sukses terus mbak dan congrats untuk keberhasilan kerjasamanya... Memang terkadang, dua kepala lebih bisa mengoptimalkan hasil... asal saling click ya dan tetap profesional... ^_^

    BalasHapus
  6. Mbaaaa, kalo kamu adalah supermom! Role model buat emak2 jaamn now.
    Terus berkaryaaaa dan mendidik anak juga
    TabarokAllah :D
    https://bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  7. Aku kebetulan suka juga komik2 gini mak. Serial cantik yang masih berkisah tentang cinta cinta monyet gt kok seru ahhahaha

    Beda dari mak irits yaa. Lancarrr selalu super teamnya mak ❤❤❤

    BalasHapus
  8. Subhanallah. Saya baru aja mikirin gimana cara maju dengan punya team, maju mundur cantik. Tapi sekarang jadi berani memulai nih. Doain ya

    Oya btw sukses teruuuuusss Mak Irits!

    BalasHapus
  9. Keren, Mbakkk. Tapi aku juga tetep nunggu Mak irit, lo. Haha.... fans garis keras!

    BalasHapus
  10. Super Team, iya aku pilih Super Team, karena tim yang kompak dan saling support bisa mewujudkan banyak hal. Terlebih kalo sesama anggota tim saling menghargai

    BalasHapus
  11. Selamat ya atas kelahiran komiknya.
    Kalau pingin jalan cepat, jadi superman.
    Tapi kalau pingin jalan jauh, perlu super team.

    BalasHapus
  12. Tulisan yang organik non paid sebenrnya gampang ya.. haha tapi ya.. itulah...manajemen waktu yg bikin jadi sulit...Congrats aniway utk super teamnya kak..

    BalasHapus
  13. Aku suka bangetsama komik yang bagus and lucu. Kayak Mak Irits tuh, bikin gregetan hahaha.. :)

    BalasHapus
  14. Beruntungnya dirimu mbak memiliki super team yang bener2 mengerti dan amanah. Semoga tim ini akan selalu solid sampai bila-bila nanti. Dan menghasilkan karya2 keren selalu

    BalasHapus
  15. luar biasa ya super teamnya mbak, semoga sukses selalu deh, BTW thanks juga sharingnya jadi tahu deh kalau ada comico, biasanya baca webtoon aja sih

    BalasHapus
  16. Waah...seneng banget bisa kenal sama komikus.
    Aku berharap, dari komik bisa digarap jadi drama (macam drama Korea dan Jepang yang adapted from manga)

    Sukkkaa~

    BalasHapus
  17. Alhamdulillah sudah tayang ya. Selamat semoga komik-komiknya bisa difilmkan juga. Terus berkarya bersama team-nya yang kece. Tertarik nih jadi pengen juga ikut saran suami Mbak Rahmi, buat bank ide. Itu dia yang sering lupa.

    BalasHapus
  18. Alhamdulillah, ternyata begitu ya behind the comic ini, memang berliku ya bersyukur banget bisa ketemu komikus yang klik, aku suka gambar dan ceritanya, unyuuu..semoga makin banyak ya baca miii aamiin, proud of you, semoga bisa ngomik kayak dirimuu..

    BalasHapus
  19. Keren deh superteam-nya. Btw, aku udah lama gak baca komik. Coba install Comico ahhh..

    BalasHapus
  20. Ya mbak aku pernah denger salah satu penasihat keuangan gtu bilang kalau mau usaha sebaiknya joinan ma yang lain. Cuma emang bagi org yg tertutup kyk aku suka merasa nyaman di zonaku sendiri agak susah haha.
    Tapi emang begitu ketemu team yang nyaman bis ajadi superteam jg sih, seneng dna susah ditanggung bersama yaa :D

    BalasHapus
  21. Kompak banget ya kalian, bekerja dalam passion yang sama. Semoga sukses dan bahagia membersamai ya. Aku juga begitu, udh pengalaman kerja bareng temen, gara2 hadiah yang diklaim, sepihak diputus temenannya, hahahaha. Sama keluarga juga pernah, dibahas terus di grup keluarga, jadi keki. Dari pengalaman2 itu, partner terbaik emang orang lain yang sefrekuensi dengan kita.

    BalasHapus