Friday, March 13, 2020

Ladies Day Out: Staycation di RedDoorz Meteseh Batik Semarang 16

Udah lamaaa banget lho, saya dan beberapa temen blogger perempuan merencanakan ladies day out. Kita pengen nginap dimanaaa gitu, biar bisa rumpi seharian hehe. Tapi karena satu dan lain hal, belum terlaksana, hanya sekedar wacana.

Sampai kemaren dadakan banget pas ditawarin nginep di Red Doorz Meteseh Batik Semarang 16 sama travel blogger kondang Mas Teguh Sudarisman, langsung kepikir, kenapa ngga staycation aja sekalian ngajak yang lainnya. Jadilah kami pesen kamar tambahan lagi, biar bisa nginep berlima plus anak-anak. Mon maap ya para suami melipir duluu.

Ladies Day Out duluuu
Sebelumnya saya udah pernah berkunjung ke Batik Semarang 16. Duluuu, sekitar tahun 2013 bareng sama temen-temen blogger Semarang dan Jakarta. Tapi waktu itu belum ada penginapannya. Jadi kami ke sana memang untuk wisata edukasi melihat proses pembuatan batik. Dan baru kemaren itu tahu, sekarang sudah ada penginapannya.

Baca cerita saya mengunjungi Batik Semarang 16 tahun 2013 lalu di sini ya.

Menurut informasi yang diceritakan oleh pengelola, penginapan ini sebenarnya awalnya diperuntukkan peserta pelatihan batik. Sekarang sudah dibuka untuk umum, dengan memesan lewat aplikasi reddoorz.

Kamar Family Room Yang Luas

Ada dua tipe kamar di Red Doorz Plus Meteseh Batik Semarang 16. Deluxe dan Family. Kami pilih kamar tipe family room. Kamarnya luas, menyediakan tiga tempat tidur. Cocok banget nih untuk keluarga anak 3 kaya saya. Tapi kemaren kan ngga sama suami, jadi sekamar itu yang menempati saya dan baby Hana satu tempat tidur, Hana Thifa satu tempat tidur, plus Wuri dan Arkan di tempat tidur satunya lagi.


Kamar kami terletak di lantai 2. Fasilitas dalam kamar ada lemari dengan kaca lebar dan laci-laci, meja panjang, meja kecil di tiap sisi tempat tidur, dan lemari pendingin yang berisi beberapa botol minum yang bisa dibeli seharga 10 ribu rupiah. Ada teko untuk memanaskan air beserta free welcome drink air mineral, tapi ngga disediakan teh maupun kopi, jadi kamu bisa bawa teh dan kopi sendiri dari rumah ya.

Kamu bisa nonton berbagai channel TV kabel dari LCD TV yang ada dalam kamar. Kemarin kami sempat kesulitan menghidupkan tv nya, ternyata oh ternyata decodernya ada di belakang TV sehingga kalo mau hidupkan atau mengganti channel, remote harus diarahkan dulu menghadap decoder, ngga bisa deh ganti channel TV sambil mager-mageran di atas tempat tidur. 


Ada 3 lembar handuk dalam kamar beserta perlengkapan toiletrees kaya sikat gigi, odol, dan cottonbud. Untuk sabun dan shampoo disediakan dalam wadah isi ulang yang menempel di kamar mandi.

Bisa menggunakan air panas, tapi pada saat saya ke sana kemaren sempat ada trouble sehingga baru sekitar jam 7an pagi bisa digunakan air panasnya.


Yang saya suka di sini ada beranda di belakang kamar dengan meja dan kursi. Jarang-jarang yaa penginapan ada berandanya. Jadi bisa kita sore-sore ngeteh di beranda sambil menikmati pemandangan sawah dan kebon di belakang kamar. Disediakan juga jemuran kecil di beranda ini.

Bisa Request Kamar beserta Breakfast

Kamu bisa memilih booking kamar saja atau sepaket dengan beakfast. Untuk breakfast, jika kamu memesan terpisah dengan kamarnya, ada tambahan charge sebesar Rp.35.000,- perorang. Di sini sudah ada semacam resto tapi belum dioperasikan, sehingga sarapannya tidak di restonya ya, tapi dipesankan makanan dan diantar makanan. Kemarin saya mendapatkan nasi dengan lauk ayam, kering tempe, sayur buncis, dan puding.

Kalau kamu pengen lebih leluasa memilih menu, bisa booking room saja, Untuk breakfast pesan saja lewat gofood atau grabfood.

Lokasi RedDoorz Batik Semarang 16

Lokasi RedDoorz Batik Semarang 16 ini ada daerah Meteseh persisnya di desa Sumberejo, RT.02/RW.05. Letaknya memang sedikit mblusuk, jadi bukan di pusat kota yang dekat dengan mall atau pusat hiburan lainnya ya.

Kamu bisa mempersiapkan perbekalan sebelum datang ke sini, biar ngga ribet kalau pas lapar atau pengen ngemil-ngemil. Bisa juga pesan makanan via Grabfood/Gofood.
Apa asyiknya menginap di RedDoorz Meteseh ini? Suasananya yang tenang dan udara yang masih segar karena banyak sawah dan kebun yang ditanami berbagai macam pepohonan di sekitar sini.


Lokasinya juga cantik, ada taman yang luas, dan kolam ikan yang jadi favorit anak-anak, dan emaknya buat foto-foto.

Karena kemaren niat kami nginep di sini untuk stay aja dalam penginapan, berkumpul, rumpi ya merasa asyik-asyik aja. Apalagi lokasi penginapan jadi satu dengan sentra produksi batik Semarang 16. Jadi, paginya kami bisa melihat aktivitas membatik. Wow so excited!

Melihat Proses Membatik, Mulai dari Menenun Sampai Dijual di Galeri

Nilai plus dari Red Doorz Plus Meteseh ini kamu bisa sekalian wisata edukasi menyaksikan bagaimana batik diproduksi mulai dari menenun sampai dipajang di galeri untuk dijual. Mulai batik cap yang mungkin kita punya banyak koleksinya, sampai batik tulis yang harganya perlembar mencapai jutaan rupiah, karena yaa emang susah buatnya. 


Saya aja melihat orang yang ngecap batik kagum lo, bisa rapi gitu ya. Apalagi yang batik tulis, tingkat kesulitannya jauuh lebih tinggi wajar kalau harganya juga tinggi.

Koleksi cap untuk batik bejibuun banget. Yang khusus motif khas Semarang ada gambar warag ngendok, tugu muda, gereja blenduk, sampai motif-motif yang ternyata bermakna sejarah suatu tempat seperti legenda Sendang Mulyo, Tembalang, Meteseh, dan masih banyak sejarah daerah lain di Semarang yang tertuang dalam motif batik.



Oya,aktivitas membatik ada setiap hari Senin-Sabtu dimulai sekitar pukul 8 pagi. Jadi kalau pengen melihat proses membatik dipaskan jadwal nginepnya ya. Kemaren awalnya kami mau nginep Sabtu, tapi karena Minggu yang mbatik libur, kami majukan jadi di hari Jumat.

Rate RedDoorz Plus Meteseh Batik Semarang 16

Tarif kamar RedDoorz Plus Meteseh murah meriah kok. Mulai di bawah 200ribu. Mending kamu cek langsung aja di aplikasi RedDoorz karena beda tanggal nginep bisa beda harga. Kemaren pas booking saya juga dapet diskon lumayan, jadi kamar family plus sarapan cuma bayar 280 ribuan saja.

Saya membayangkan sih kalo di sekitar sini dibuat lokasi wisata lagi, pasti akan lebih menarik. Misalnya wisata kuliner makanan desa, atau wisata edukasi menanam padi, dll. Jadi desa ini daya tarik wisatanya ngga cuma sekedar batik aja.

Saya juga bikin dokumentasi berupa video nih. Dilike, comment, dan suscribe yaa teman-teman.

1 comment:

  1. wah asik nginep rame rame ya kak..
    btw gunakan kode saya kak kalao bobok RedDoorz lagi " SUKMANABLOGGER"
    lumayan 30% potongan, sehari bisa 5 kamar hehehe

    ReplyDelete