Minggu, 24 Maret 2019

Merencanakan Family Gathering di Jogja: Daftar Tempat Wisata Murah Meriah di Jogja

Meski udah beberapa kali ke Jogja, entah kenapa ngga pernah bosan mengunjungi Jogja, padahal yang dikunjungi yaa itu lagi-itu lagi. Malioboro sama taman pintar hahaa. Jogja itu ngangeni, ada magnet yang menarik kita untuk ingin kembali.

Sebenarnya bukan ngga ingin mengunjungi tempat lain sih. Tapi karena keterbatasan waktu dan biaya akhirnya angan-angan keliling tempat wisata lain diurungkan. Toh ke Malioboro dan taman pintar aja udah bikin bahagia.



Tahun ini saya ada niat mengunjungi Yogya lagi. Tapi kali ini spesial karena ngga hanya berlima sama suami dan anak-anak. Rencananya sih pengen bikin gathering untuk kantor suami. Tahun kemarin, kami sudah mengadakan family gathering pertama semenjak suami dan kawan-kawannya bikin studio komik sendiri. Tahun ini pengennya tradisi family gathering terus dilanjutkan, mulai dari yang dekat-dekat dulu lah. Kalo tahun kemarin di Umbul Sidomukti kabupaten Semarang, tahun ini sih usulan saya di Yogya, berikutnya mungkin bisa ke Malang, Bali, lalu ke Mekkah umroh bareng, aamiin ya Alloh.

Biasanya sih kalo urusan gini-gini saya yang bertugas membuat itinenarynya. Mereka tinggal jalan aja. Ya sudahlah mereka mah bagian kerja keras bagai qudha yaah, maklumin aja kalo ngga sempet mikirin mau jalan ke mana. Makanya sekarang saya mulai browsing-browsing nih paket liburan ke Jogja kalau bisa sih tempat wisata yang asik tapi murah meriah di Jogja. Cocok buat jalan-jalan bersama keluarga. Lhoo, mau ngajak jalan kok carinya tempat yang murah meriah sih. Lha iya kalo ada yang murah kenapa harus cari yang mahal sih, iya kan haha. Budget liburan sisanya kan bisa dibuat beli oleh-oleh atau lainnya.


1. Maliobro, Taman Pintar, dan Benteng Vredeburg.

Ketiga tempat ini salimg berdekatan. Jadi kalo udah ke salah satunya ya mending sekalian aja ke dua tempat yang lain. Parkirnya sekali tempat yang dikunjungi bisa tiga sekaligus.

Malioboro ini wajib banget yaa dikunjungi kalo ke Jogja. Berasa ngga ke Jogja kalo ngga ke Malioboro haha. Dan masuk Malioboro ini gratis, belanja-belanjinya aja yang bayar #yaiyalah. Cuma katanya kalo di sini kita harus berani nawar dan jangan buru-buru juga kalo mau beli sesuatu. Survey dulu lah dengan nanya harga di beberapa tempat biar ngga keblondrok.

Sementara Taman Pintar, bagi anak-anak ngga pernah membosankan. Masuknya ke lokasi taman pintar GRATIS, kita bisa ajak anak bermain perosotan, jungkat-jungit, main air. Tinggal kalo mau masuk lagi ke gedung-gedungnya kaya gedung oval, gedung kotak, planetarium baru bayar. Yang asik dari taman pintar ini kampung kerajinannya sih kalo menurut saya. Di sini bisa melukis gerabah, melukis di atas kaos, juga membatik.



Benteng Vredeburg selain asyik untuk wisata sejarah, tempatnya juga bagus buat pepotoan. Mempunyai latar yang luas bangunan vintage, dan adeem banget kalo udah di dalam. Karcis masuknya murah saja cuma Rp.5000,-

2. Candi Ijo

Candi Ijo mungkin tidak terlalu dikenal di kalangan masyarakat. Saya sendiri baru tahu setelah browsing mencari tempat wisata murah meriah di Jogja. Menurut info yang saya dapat, tiket masuk ke Candi Ijo hanya sebesar Rp.5000,- murah ya.

Gambar: Wikipedia

Candi Ijo terletak di Sleman, merupakan sebuah kompleks percandian bercorak Hindu, berada 4 kilometer arah tenggara dari Candi Ratu Boko atau kira-kira 18 kilometer di sebelah timur kota Yogyakarta. Candi ini diperkirakan dibangun antara kurun abad ke-10 sampai dengan ke-11 Masehi pada saat zaman Kerajaan Medang periode Mataram.

Terletak di ketinggian 375 meter di atas permukaan laut (Mdpl), Candi Ijo disebut-sebut merupakan candi yang letaknya paling tinggi di Yogyakarta. Konon katanya pemandangan sunrise dan sunset di Candi Ijo indah dan syahdu. Duh jadi pengen membuktikan jadinya.

3. Wisata Pantai di Gunung Kidul

Berkali-kali ke Jogja, pantai yang pernah saya kunjungi cuma satu yaitu Parangtritis. Padahal masih banyak pantai yang bisa dikunjungi terutama di daerah Gunung Kidul. Ada pantai Indrayanti yang disebut indah dan romatis. Tiket masuknya murah meriah, Rp 10.000 dan itupun sudah termasuk berkunjung ke pantai Baron, Pantai Krakal, Pantai Kukup, Pantai Sepanjang, Pantai Sundak serta Pantai Drini.

Selain itu di Gunung Kidul juga ada Pantai Siung yang konon masih tetap terjaga kebersihannya, pantai Nglambor yang asik buat snorkeling, atau Pantai Watu Kodok yang memiliki batu karang yang tajam dan indah yang menyerupai kodok.

Gambar: anekatempatwisata.com

4. Masjid Jogokariyan

Sudah lama penasaran dengan masjid ini. Masjid ini disebut sebagai masjid kampung yang mendunia. Banyaknya kegiatan yang berjalan di masjid Jogokariyan membuat masjid ini tak pernah sepi. Meski di luar Bulan Ramadan, jamaah sholatnya selalu ramai. Hal inilah yang menarik perhatian masyarakat muslim tak hanya di luar Yogyakarta tapi juga luar negeri. Masjid juga memiliki website sederhana. Salah seorang pengurus masjid mengatakan, banyak orang yang datang untuk studi banding. Bahkan beberapa tahun lalu, parlemen Eropa ke sini dan ulama Palestina pernah datang berkunjung.

Itulah empat tempat wisata murah meriah yang ingin saya kunjungi jika berkesempatan ke Jogja lagi. Ada yang mau kasih rekomendasi tempat wisata murah meriah di Jogja lainnya?

17 komentar:

  1. Mbaaak... ikut family gatheringnya dooong...
    Semoga selalu jadi kegiatan tahunan ya, dan sukses selalu untuk usaha komiknya. Malang next year. Aamiin!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mbaaa ngelamar dulu di kantornya suamiku tapi yaa hihiii

      Hapus
  2. Mataku langsung terbelalak liat foto Candi Ijo. Cakepnyaaaa. Terakhir ke Yogya hanya main ke candi yang besar. Candi kecilnya gak sempat hiks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apiik yoo aku juga baru tau malah candi ini

      Hapus
  3. Masya Allah, semoga lancar selalu yaaa kegiatan gathering bersama teman kantor suami. Yogya memang tak mudah untuk dilupakan mbaaak, candi ijo kubaru tahu loh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Oya candi Ijo ngga terlalu terkenal sih yaaa..

      Hapus
  4. Jogja memang selalu ngangenin
    Berkali-kali ke Jogja, tetap aja aku jatuh cinta sama kota ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hooh ada magnet yg buat kita selalu pengen balik ke Jogja.

      Hapus
  5. Aku uda pernah ke taman pintar, trus main ke yang pasar buku bekas di deketnya, seruuu blanja blinji cari buku bekas tu, aduuuu jadi pingin ngejogja lagi hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa kalo keluar dr taman pintar langsung berhadapan ma toko buku bekas yaa

      Hapus
  6. Yang sekarang saya datangi ya Malioboro. Hanya sekali ke kawasan Keraton.
    Terima kasih infonya.
    Salam hangat dari Jombang.

    BalasHapus
  7. Inilah yang akan membuat bahagia. Liburan hemat tapi mengasikan. Ada unsur budaya yang mana kita bisa belajar sejarah di masa lalu

    BalasHapus
  8. Kalau ke seputaran Malioboro lagi, wara2 yaaa... Kusyusul.... Aku berdomisili di sekitaran titik nol Jogja.

    BalasHapus
  9. "Cuma katanya kalo di sini kita harus berani nawar dan jangan buru-buru juga kalo mau beli sesuatu."

    Itu klo nggak ditawar, penjual Malioboro ngasih harga 2x lipat dari yg seharusnya lho mbak... Orang Jogja di sini, kami tahu klo di Malioboro harus nawar harga minimal sampe setengahnya... :D

    Btw kantor pak suami namanya apa mbak?
    Suamiku kerjaannya juga tukang gambar (hihihi), tp biasanya nerima job dr luar doang biar nggak capek di fee wkwkwkkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Papillon studio mba. Suamiku ya banyak terima dr luar tapi sekarang mulai ngerjain lokal2 juga terutama untuk IP komik sendiri.

      Hapus
  10. Jadi penasaran dengan candi Ijo begitu disebutkan sunrise sama sunsetnya luar biasa.

    BalasHapus