Empat Cara Merias Alis, Kamu Pilih Mana?

"Mbak alisnya dicukur sedikit ya, biar rapi," tanya tukang rias meminta persetujuan adik saya.

"Mbak, gimana?" adik saya tampak ragu-ragu, kemudian meminta pendapat saya.

"Jangan!" tegas saya.
**************

Percakapan itu terjadi sekitar tujuh tahun silam menjelang akad nikah saya. Saya dan adik dapat giliran rias di waktu yang sama.

Sebagai aktris utama ketika itu.. *eh aktris? iyalah, kan saya pengantinnya* alis saya aja ngga diapa-apain loh, tapi kok alis adik mau dicukur segala ya? Kata si tukang rias sih, kalo alis saya itu udah bagus, tebal dan rapi jadi ngga perlu diapa-apain.

Ini si tukang rias sengaja muji-muji biar fee nya ditambahin paa gimanah? Ya ngga lah, saya percaya, wong dia orang yang ke seribu dua ratus tigapuluh lima orang yang mengatakan kalau alis saya bagus. Iya, 1234 yang lainnya bilang demikian, saya sendiri ketika bercermin huahahaha.

penulis Mak Irits
waktu saya upload foto ini di FB ada yang komen
 alis saya bagus hihihi, padahal tanpa rias alis loh!

Bagi banyak orang, alis merupakan salah satu bagian yang perlu dirias agar tampak semenarik mugkin. Dalam ranah kecantikan alis disebut-sebut punya fungsi sebagai berikut: menyeimbangkan bentuk wajah, membingkai wajah, dan konon bisa membuat seseorang terlihat lebih muda dan ceria.

Yang saya tahu ada empat cara merias alis.

Yang pertama adalah, tatto alis. Dalam tahap pengerjaannya, bulu alis dicukur habis dan menyebabkan bulu alis tidak dapat tumbuh kembali. Warna yang dihasilkan bersifat permanen. Pengerjaannya bisa sampai menembus lapisan kulit keempat. Tato alis hasilnya permanen. Artinya, kalau suatu hari ingin kembali mengubah bentuk alis, harus dilaser. Ihh sereeem.

Cara merias alis yang kedua adalah, sulam alis yang merupakan inovasi baru dari tatto. Dalam tahap pengerjaannya, bulu alis tidak perlu dicukur habis. Hanya dicukur sesuai dengan pola alis yang sudah dibentuk.  Setelah itu sulam alis akan mengisi kekosongan pada bagian alis yang terlihat botak. Sulam alis sifatnya semi permanen, bertahan 2-4 tahun. Baik sulam alis maupun tatto alis harus dilakukan oleh profesional dan biayanya mencapai jutaan rupiah!

Cara yang ketiga biayanya lebih murah dan bisa dilakukan sendiri di rumah yaitu dengan eyebrow tatto. Alatnya hanya sebuah pensil untuk mewarnai alis, tapi hasilnya disebut-sebut mampu menyerupai tatto alis atau sulam alis yang dilakukan oleh profesional. Beberapa orang memilih menggunakan eyebrow tatto karena sifatnya yang waterproof bisa bertahan sekitar tujuh hari. Sehingga mereka tak perlu repot memakai pensil alis setiap hari.

Akan tetapi, untuk ketiga cara di atas a BIG NO bagi saya. Yang pertama dari sisi agama, mencukur alis mata itu haram karena dianggap merubah ciptaan Alloh. Ada hadist juga yang terang-terang menyebutkan bahwa mencukur alis itu dilarang. Makanya saya langsung bilang JANGAN ketika tukang rias mau mencukur alis adik saya, meski hanya sedikit. Demikian pula dengan tatto yang hukumnya haram.

Untuk eyebrow tatto karena sifatnya waterproof, saya kuatir hukumnya seperti menggunakan kuteks, karena bagian muka itu kan wajib terkena air ya ketika wudhu, jadi kalau waterproof alisnya ntar ngga kesentuh air dong. Ini sih pendapat saya pribadi, yang lebih memilih berhati-hati, kalo mau lebih meyakinkan tanya sama yang lebih paham soal hukum agama aja.

Selain itu, untuk sulam dan tatto harganya mihil ya, eman-eman banget. Dari segi kesehatanpun kita harus berhati-hati jika melakukan sulam atau tatto alis, jarum harus benar-benar steril, karena kalau tidak bisa infeksi karena bakteri.

Lalu gimana caranya kalau ingin merias alis, pakai aja cara yang keempat, yaitu dengan pensil alis. InsyaAlloh yang ini diperbolehkan kok dalam Islam :)

Pilihannya banyak dan murah ngga sampe jut-jutan kayak sulam atau tatto alis. Lihat aja deh koleksi pensil alis di Zalora, harga murce mulai dari Rp 30.000.


zalora


"Tapi saya ngga bisa dandan, takut ngga rapi kalo pake pensil alis sendiri"

Tenang banyak alat bantu yang bisa digunakan untuk merias alis sesuai keinginan dengan pensil alis kok. Untuk membuat polanya kamu bisa menggunakan cetakan alis. Jadi menggambar pola udah ada cetakannya ga takut mencong sana-sini. Nah kalau alis yang tumbuh diluar batas pola yang udah kita buat jangan dicabut atau dicukur ya. Ditutupin aja dengan menggunakan concealer atau kalau pas menggunakan foundation sekalian deh bagian alis yang pengen ngga keliatan ada bulunya di situ ditutupin dengan foundation.

Nah itulah empat cara merias alis. Saya pilih dengan menggunakan pensil alis, kalau kamu?

twitter: @rahmiaziza
IG      : @rahmi.aziza

Komentar

  1. Ada banyak cara ya ternyata untuk alis doang mbak.

    BalasHapus
  2. Nah, pensil alis ini yg setia menemaniku Mi... maklum aq memang ga punya alis. Ga usah dicukur juga memang ga ada nih hihihii...

    BalasHapus
  3. Aku ngga di apa2in mak. selain ngga terbiasa, karena memang geli liat alis kyk ulat :D

    BalasHapus
  4. Saya juga gak ngapa-ngapain alis, hehe...
    Lha, iyalah, masa laki-laki sejati mau merias alis.

    BalasHapus
  5. Pas baca tentang sulam alis di seorang sulam alis artist tenar yang waktu antrenya bisa sampe 3 tahun, saya cuma gwleng kepala doang. Warbiyasak soal alis alisan doang aja padahal. Saya juga bertanya hal yang sama, boleh gak sulam alis gitu ya.

    BalasHapus
  6. baru nyadar alis saya gak pernah diapa-apain kecuali kadang disisirin :D

    BalasHapus
  7. Alis aku nggak diapa-apain mak, Alhamdulillah alisnya udah mirip alis rapi punya mak eheheee

    BalasHapus
  8. Saya sampe kaget dan nganga waktu diceritain biaya sulam alis dan waktu yang diperlukan buat nunggu dari bikin appointment sampe dikerjain sama si artist sulam artis terkenal deh. Warbiyasak padahal cuma alis ya Mbak.

    BalasHapus
  9. Banyak banget yang komen alisku itu ketebalan. Hiks. Mau gimana lagi wong udah dari sononya. Lalu dgn alis tebal jadi terkesan galak :(

    Padahal kan akyuu kagak galak kan ya? *nyari pembelaan :p

    BalasHapus
  10. Alisnya dibikin lebih kece ya, mak Hihi

    BalasHapus
  11. Saya gk prrnh dandan...jd gak ngerti soal alis2... hehehe... tp setuju...cukup gunakan yg ke empat

    BalasHapus
  12. Waah aku banget nih, pantang keluar sebelum alis membentang karena alisnya cuma berbentuk bulu2 halus yg nyebar. Makanya ketergantungan banget sm pensil alis, hihi...

    BalasHapus
  13. saya sih memilih sulam alis mak lebih praktis ehhehe

    BalasHapus
  14. hihi pinsil alis saya awet banget maks, habisnya suka kelupaan dipake :D kalo pak pinsil emang wajah kita kelihatan lebih 'rapi' ya meski gak dandan macem2

    BalasHapus
  15. cukup pakai alis mac over plus di sikat tipis2, klu pake sulam alis atau tatoo ngak wani seremm -_-

    BalasHapus
  16. kalo saya masih alami hehe

    BalasHapus
  17. aku gak pakai apapun untuk alis mak, udah aja begini , mau pakai pensil alis juga gak bisa

    BalasHapus
  18. kalau masalah alis engga diapa-apain memang lebih bagus ya :)

    BalasHapus
  19. Alis alami lebih terlihat natural mbak, apalagi ditambah dengan senyum yang manis, :D

    BalasHapus
  20. alis alami..ga boleh sulam2 tato2 *ceples

    BalasHapus
  21. saya pilih pake pencil alis mak krn simple murah dan mudah di hapus...tp sangat jarang dilakukan (terakhir pake pencil alis pas nikah) karena cukup pede dengan alis alami heheh

    BalasHapus
  22. Saya pilih rapihkan pake pencil alis saja... tinggal ngikutin bentuk alisnya yg sbnrnya memang sudah terbentuk hny di pertebal saja. No tattoo no cukur :)

    BalasHapus
  23. aku gak semuanya mak. gak pernah di ap-apain alisnya

    BalasHapus
  24. aku gak bisa ngerias alis, kadang dirapihin doang..kadang...

    BalasHapus
  25. Owhhh....ada cetakan alis toh. Saya baru tau Mak

    BalasHapus
  26. waaahhh, baru tau kalo ada cetakan alis. Maklum hanya dandan beneran kalo ada undangan pesta nikahan aja xixixi

    BalasHapus
  27. aku sih sering pake pensil aslis, secara gitu alisnya botak

    BalasHapus

Posting Komentar