Featured Post

AIR DEMINERAL UNTUK KONSUMSI SEHARI-HARI, AMANKAH?

 Air demineral? Air mineral kali! Ada yang masih asing dengan istilah air demineral? Tos duluu sama kaya saya selama ini yang menganggap sem...

Monday, December 8, 2025

Cara Mendapat Layanan Kursi Roda di Bandara

Akhir Oktober kemarin saya nemenin Ibu jenguk Bude di Medan. Karena kondisi Ibu sudah sulit kalau jalan terlalu jauh, maka kami berencana nanti kalau di bandara pakai kursi roda.

Saya cukup mikir nih, gimana nanti saya bisa dorong kursi roda sementara pasti ada tas yang harus dibawa juga.



Antisipasi satu, kami meringkas bawaan. Pakaian Ibu dan saya dijadikan satu dikoper seret. Tentengan juga harus seminimal mungkin biar nggak riweh. Saya sampai simulasi loh, dorong kursi roda sambil bawa koper wkwkw. Tapi rupanya, setelah sampai bandara, kursi roda itu nggak perlu kita dorong sendiri, karena ada petugas khusus yang dorongin, Mulai dari masuk pemeriksaan (setelah cek in) lalu naik pesawat, sampai nanti turun dari pesawat juga dijemput lagi pakai kursi roda.


Saturday, December 6, 2025

Gajian Pertama di Facebook

Seperti biasa yang pertama-pertama suka saya abadikan, kalau nggak mager xixixi. Kali ini mau cerita tentang gajian Pertama di facebook.


Thursday, December 4, 2025

Cerita Umroh 2023 dan QnA Seputar Umroh

Bismillah. Lama banget nggak menyentuh blog, kali ini mau cerita tentang umroh di tahun 2023. Boo, lama bener. Kemarin-kemarin udah nulis sebenarnya tapi entah kenapa nggak ke save huhuhu. Jadi nggak apa-apa lah yaa, daripada nggak sama sekali. Udah dipost juga di IG, tapi kita cerita agak banyak di sini yaaa.

Bersama mertua dan adik ipar



Alhamdulillah saya berangkat umroh jalur mertua, alias diajak dan dibayarin mertua. Berangkat umroh berempat, bareng kedua mertua dan satu adek ipar. Kenapa nggak sama suami, karena suami udah diajak sama ortu nya di tahun 2019, dan biar ada yang jagain bocah juga. Sebenarnya lebih enak kalau umroh itu ada suami sih ya, tapi ini kan diajakin, masa mau nawar nambah satu anggota lagi wkwkwk. Gapapalah, insyaallah habis ini haji berdua dan bisa umroh sekeluarga bareng anak-anak juga, aaamiin.

Tuesday, November 25, 2025

AIR DEMINERAL UNTUK KONSUMSI SEHARI-HARI, AMANKAH?

 Air demineral? Air mineral kali!

Ada yang masih asing dengan istilah air demineral? Tos duluu sama kaya saya selama ini yang menganggap semua air putih yang dijual dalam kemasan, entah itu botol ataupun galon adalah air mineral. Padahal, selain air mineral ada juga yang namanya air demineral.



Thursday, October 23, 2025

Mantan Korban Bully

Bismillah ...

Gaess nulis blog lagii, yuhuuu. Sekarang lagi ramai-ramai berita tentang bullying, saya jadi ingat, jaman TK pernah juga jadi korban bully. Emang sih bukan yang parah banget, cuma dikata-katarina doang, tapi itu sangat membekas, buktinya masih saya ingat sampai sekarang. Meski saya sudah memaafkan, tapi kata lagu kan, forgiven but not forgottrn, ciyeeh.

Waktu TK itu saya inget banget, pernah pas jadwal makan bersama (seminggu sekali ada makan bersama yang menunya dimasak dari sekolah). Nah saya kan antri tuh, eh ada yang nyeletuk ke temennya, "Dia lambat kaya ulet."

Sakit banget rasanya dikatain begitu, tapi saya nggak bisa ngapa-ngapain. Jangankan marah, nangis aja nggak berani.

Tapiii, di samping orang-orang yang nge bully ternyata masih ada orang yang baik. Salah satu teman berisik sama temannya yang lain, "Biar dia duluan." Mungkin karena tampang saya memelas haha. Aida nama teman baik itu. Saya masih ingat, meski dia sepertinya udah lupa kejadian itu. Di SD kami satu sekolahan lagi, sekelas juga dan bahkan saat saya pindah kami masih rajin surat-suratan. 

Kejadian lagi, pas jam pelajaran olahraga. Saya jalan sama salah seorang teman. Awalnya kami gandengan terus dia melepaskan tangan saya. Kata dia, "Tangan kamu bau." Telapak tangan saya memang sering berkeringat, mungkin karena itu dia berkata begitu. Kalau ga salah dia sih minta maaf ya habis itu tapi terus diulang lagi, haha. Saya cuma ingat sepotong-sepotong aja.

Kejadian lain di luar sekolahan, pas saya ikut ibu belanja di warung. Ada anak kecil, lebih kecil dari saya yang saat itu usia TK. Posisi dia kalau ga salah digendong ibunya pakai lendang. Tiba-tiba saya dicubitnya. Seperti biasa, nggak bisa bales, nggak bisa marah, nggak bisa nangis, nggak cerita juga sama Ibu.

Lalu entah ada kekuatan dari mana, ketika masuk SD, saya lantas bertekad sendiri. "Saya udah nggak mau ditindas lagi. Saya harus berani!"

Beneran, di SD saya berubah drastis. Ada teman yang menurut saya salah, ya saya tegur dengan tegas. Bahkan saking beraninya, saya pernah melawan supir angkot haha. Jadi ceritanya, pas di Makassar, waktu itu saya kelas 4 apa 5 gitu, saya sama kakak mau naik angkot pulang sekolah. Eh, supir angkotnya malah bilang, "Biar tantenya dulu yang naik." Maksudnya kami naik belakangan gitu, biar orang dewasa dulu yang naik. Langsung lah saya lawan. "Kenapa harus Tante dulu yang naik? Ini kan angkutan umum siapapun boleh naik, dong!"

Supirnya sih diam aja setelah saya ngomong gitu, mungkin malu juga bertengkar sama anak kecil, ya, haha. Apalagi penumpang lain beberapa membenarkan tindakan saya, "Iyo tawwa, angkutan umum." Yes!

Setelah jadi Ibu, tentu saja saya takut kalau peristiwa bullying menimpa anak saya. Saya selalu sounding ke mereka agar mau bercerita ke orang tua kalau terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan. Bukannya manja, tapi anak usia segitu kadang masih belum paham apa yang sebaiknya dilakukan. Ada keraguan, ada rasa ketidak percaya dirian. Orang tua yang sudah lebih banyak makan asam garam kehidupan yang harus mengarahkannya.

Semoga keluarga kita semua dijauhkan dari bullying, baik sebagai pelaku maupun korban. Dan jangan diam bila melihat tindakan bully di sekitar kita. Peace, love, n gawl, ma mennn!