Rabu, 02 Maret 2016

Bahu-membahu Mempersiapkan Posyandu Bersama Morinaga Chil-Go!

Bulan Februari kemarin RT kami kebagian jatah mempersiapkan posyandu.

Tahu posyandu kan? Posyandu singkatan dari Pos Pelayanan Terpadu. Menurut sejarahnya yang saya baca di Wikipedia, posyandu dikembangkan atas prakarsa Presiden Soeharto pada tahun 1984.

posyandu
pict by keluargasamawa.com

Dua fokus pelayanan posyandu adalah anak balita (dibawah usia lima tahun) dan lansia (lanjut usia).

Di Posyandu kami, setiap tanggal tujuh mulai pukul 16.00 sore diadakan pelayan balita dan lansia. Untuk balita, aktivitasnya adalah menimbang, mengukur tinggi badan, mengukur lingkar lengan dan lingkar kepala. Selain itu disediakan PMT. Yang dimaksud PMT adalah pemberian makanan tambahan untuk anak usia di atas 6bulan yang sudah harus mengonsumsi makanan pendamping ASI. Jadi kalau anaknya yang dibawa ke posyandu masih dibawah enam bulan, berarti PMT rejeki emaknya hihi.
Sementara untuk lansia, aktivitasnya menimbang dan mengukur tensi darah. Selain itu lansia juga dibagikan makanan di posyandu, tapi menunya beda dengan balita.

Yang bertugas mempersiapkan posyandu adalah tiap RT bergantian. Bulan Februari kemarin RT kami, RT 02 yang kena giliran. Kamipun bahu-membahu mempersiapkan posyandu.

Saya langsung bilang sama koordinatornya, Bu Agus, "Bu, nanti yang menyediakan susu biar saya ya. Saya mau nyumbang susu Morinaga Chil-Go! untuk balita di Posyandu."

Setelah melakukan musyawarah, kami sepakat memberikan menu PMT untuk balita sebagai berikut: nasi, soto, tempe goreng, buah pepaya, dan susu. Sementara untuk lansia mie goreng, buah pepaya, dan jus.

Kami pun mulai berbagi tugas. Bu Alan mendapat jatah masak mie, bu Agus masak soto, bu Nur menyiapkan peralatan di posyandu. Sementara saya, dari selain menyumbang susu Morinaga Chil-Go! untuk balita juga menyiapkan mika untuk wadah makanan balita maupun lansia.



Dalam hal pemberian PMT kami berpatok pada pemenuhan gizi seimbang. Nasi sebagai sumber karbohidrat, buah pepaya sebagai sumber vitamin, tempe sebagai sumber protein nabati, dan susu Morinaga Chil-go! Sebagai sumber protein hewani.

Mengapa Morinaga Chil-go!




Mengapa saya memilih susu Morinaga Chil-Go! untuk dibagikan pada balita di Posyandu?

(1) Rasanya disukai anak-anak. Bagi anak-anak, yang terpenting dari makanan atau minuman adalah rasanya yang enak. Iya kan, soal gizi dan lain-lainnya belakangan. Sebelumnya saya pernah bagi-bagi susu Morinaga Chil-Go! ke teman-temannya Thifa, dan ternyata mereka suka.

(2) Morinaga Chil-Go! Merupakan susu cair pertumbuhan untuk anak usia 1-12 tahun dengan kandungan gizi yang lengkap. Selain mengandung protein, terdapat kandungan kolin dan inositol yang berperan dalam penyimpanan memori, berpikir, berbicara, dan gerakan sadar. Sementara vitamin B kompleks, zat besi, dan yodium, berperan penting dalam sistem syaraf dan konsentrasi anak.Untuk nutrisi penunjang daya tahan tubuh diantaranya ada prebiotik inulin 1000MG yang merupakan makanan bagi bakteri baik juga serat pangan untuk membantu kesehatan saluran cerna. Zinc meningkatkan sistem imunitas tubuh. Tinggi kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi.  Dan vitamin A, C, E yang melindungi sel tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.
Jadi, Morinaga Chil-Go! mengandung sinergi nutrisi tepat, antara faktor kecerdasan dan pertahanan tubuh ganda untuk generasi platinum multi talenta.

Oya Morinaga Chil-Go! merupakan produk inovasi baru dari Kalbe&Morinaga loh. Tentu sudah tak asing lagi dong dengan nama Kalbe Nutritionals. Kalbe Nutritionals merupakan salah satu anak perusahaan PT. Kalbe Farma. Kalbe Nutritionals didirikan dengan nama PT Sanghiang Perkasa (SHP) sejak tahun 1982. Produk-produknya antara lain, susu anak, susu remaja, susu ibu hamil dan menyusui, biskuit dan sereal bayi, minuman cokelat lowfat, dll.


Pukul 15.30 seluruh menu sudah siap. Makanan untuk lansia sudah dibungkus rapi dalam mika. Sementara untuk balita, Bu Agus memutuskan untuk membungkusnya bersama di Posyandu saja.

Morinaga Chil-Go!, jus buah, dan buah pepaya sudah siap di atas meja


Sebelum para balita dan lansia datang, tentu saja kami mempersiakan segala sesuatunya di posyandu.

Meja kursi yang dibutuhkan petugas untuk mencatat tumbuh kembang balita dan memeriksa tensi darah lansia. Timbangan ayun untuk balita, timbangan berdiri. Alat untuk mengukur tinggi badan balita, dan membungkus makanan untuk balita.

Mempersiapkan alat timbang dan ukur tinggi badan balita

Membungkus makanan untuk balita

Sore itu hujan lumayan deras. Pukul empat sore posyandu masih sepi. Dimana gerangan para balita dan lansia di kompleks ini? Nantikan lanjutan ceritanya ya...

Nungguin temen-temen balita dan eyang-eyang lansia di Posyandu :)

12 komentar:

  1. wah asik klo posyandu ada sponsornya yah... pada semangat anak2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa Bang Day mau ikut sponsorin? Hihiii

      Hapus
  2. produk baru ya mbak? pasti anak2 ku pada suka nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pas acara Ultah aku bawa buat icip2 kalo mau hehe

      Hapus
  3. Haaai Thifa dan Hanaaaa, ikutan dong ke Posyandu

    BalasHapus
  4. Saya rajin ke posyandu mak, tapi alhamdulillah belum pernah dapat PMT selengkap itu.

    Kader2 disana sangat memperhatikan kebutuhan gizi balita ya mak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak katanya harus memenuhi Gizi seimbang

      Hapus
  5. berbagi pada tempat yang tepat ya Mak. Yang lebih membutuhkan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mak, anak2 POsyandu butuh susu pertumbuhan :)

      Hapus
  6. Seneng pasti mbak anak2nya.. Lumayan child go nya bisa dinikmati rame2.. Posyandu tempatku pagi..benernya enak sore yaa, tapi begitulah..manut bu dukuh. Di kmpung soalnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang di rumah mertua juga pagi. Beda2 ya mbak.

      Hapus