Rabu, 30 Oktober 2013

StarkLED Solusi Terang, Hemat, dan Ramah Lingkungan

Beberapa waktu lalu saya lagi kumat isengnya, memperhatikan tulisan yang ada di kemasan lampu hemat energi (LHE) yang biasa saya gunakan. Lagi kehabisan bahan bacaan ceritanya, hihihi. Yaa sebenarnya ngga bisa dibilang iseng juga sih... Belakangan saya emang jadi orang yang taat pada aturan pakai. Jadi setiap mau beli atau pake produk apa gitu pasti tak lupa saya baca-baca brosur atau dus kemasannya.

Nah di dus lampu itu ada gambar tempat sampah yang disilang. Konon katanya, gambar itu memberi pesan pada kita bahwa produk yang ada di dalamnya tidak boleh dibuang ke tempat sampah.

jangan buang di tempat sampah!
Waktu saya googling, kenapa demikian, ternyata LHE termasuk limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun), di mana di dalamnya ada kandungan mercury yang jika pecah bisa mencemari lingkungan. Efeknya cukup mengerikan lho..  Katanya, jika merkuri terakumulasi dalam tubuh dapat merusak sistem syaraf, janin dalam kandungan, dan jaringan tubuh anak-anak. Dapat pula menurunkan IQ anak dan berdampak panjang pada usia lanjut.

Jadi seharusnya, lampu yang sudah tidak bisa digunakan dibuang pada tempat pembuangan khusus limbah B3 untuk ditangani secara benar di sana. Sayang  tidak mudah untuk menemukannya di Indonesia. Hanya di kota-kota tertentu saja. Dan tahu sendiri kan kesadaran orang akan kelestarian lingkungan masih minim. Kalo disuruh kirim sampah ke kota lain, pasti akan berpikir ribetlah, maleslah, berat diongkos lah. Padahal untuk keselamatan mereka juga.

Saya sendiri setelah mengetahui info tentang ini tidak pernah lagi membuang lampu itu ke tempat sampah. Saya taruh aja dalam wadah. Maksudnya, ntar kalo udah banyak bakal saya kirim ke tempat penampungan limbah B3 itu..

Tapi dipikir-pikir cara ini memang kurang praktis. Harus ada solusi lain untuk menyelamatkan bumi dari limbah B3 ini. Kalo ngga menggunakan lampu berbahan ramah lingkungan, ya paling tidak yang masa hidupnya lebih panjang supaya dapat meminimalisir sampah.

Inovasi Baru Lampu LED

Saya termasuk orang yang bergembira dengan hadirnya lampu Light Emitting Diode (LED). Menurut informasi yang saya baca, lampu LED ini terbuat dari bahan ramah lingkungan dan daya terangnya bisa mencapai lima belas tahun! Lampu LED merupakan lampu hemat energi yang mempunyai inovasi pencahayaan lebih baik dibanding LHE biasa.

Tapi sayang waktu liat harganya, kok kayaknya berat banget. Meskipun kalo diakumulasikan tetep ya lebih murah dibanding pake LHE biasa yang paling hanya bertahan 1-2 tahun aja.

Tapi saya tidak menyerah, masih terus berusaha mencari lampu LED yang murah tapi berkualitas *naluri emak-emak sih ya...

Dan bertemulah saya dengan StarkLED, Lampu LED murah berkualitas hematnya dari hari pertama.

StarkLED ini harganya ngga jauh beda sama LHE lho. Hanya lebih tinggi sedikiiit saja. Tapi kalau melihat usia pakainya yang bisa mencapai lima belas tahun, ya jauh lah lebih murah daripada menggunakan lampu LHE apalagi kalo pake lampu pijar biasa.

Perbandingan kira-kiranya bisa dilihat dari tabel berikut ini yak:


Bahan baku StarkLED tidak mengandung merkuri atau bahan berbahaya lainnya. Sinar lampunya juga tidak panas dan tidak memancarkan sinar UV yang dapat merusak mata.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan lingkungan dan isi dompet *eh, sudah seharusnya memang kita move on ke StarkLED, Lampu LED murah berkualitas hematnya dari hari pertama. Bukan cuma itu, StarkLED juga memberikan garansi satu tahun. Jika masih dalam masa garansi lampu ini bermasalah, bisa ditukarkan dan langsung mendapat ganti yang baru saat itu juga.

Kalau mau lebih hemat lagi, kita juga bisa mengajukan diri sebagai retailler atau distributornya. Kebetulan nih StarkLED lagi ada program seru sampai akhir tahun ini. Cukup dengan minimal pembelian Rp. 500.000 kita bisa mendapatkan diskon produk, jadi kalo dijual lagi bisa lebih menguntungkan. Ada juga poin yang bisa dikumpulkan di setiap pembelian untuk ditukar dengan hadiah yang sudah disiapkan *langsung bikin jadwal demo ke ibu-ibu PKK.

Diskon dan hadiah? Waw dua kata yang paling menggugah selera, yummy. Jadi, jelaslah bagi saya, StarkLED solusi terang, hemat, dan ramah lingkungan.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog bertema “StarkLED, Lampu LED murah berkualitas yang hematnya mulai dari hari pertama” yang diselenggarakan oleh PT. Sumber Harapan Abadi


5 komentar:

  1. wah kayaknya payut dicoba nih.. btw keren mbak tulisannya. semoga menang yaaaa :-)

    BalasHapus
  2. Iyup suamiku juga menyarnkan membeli lampu LED lebih bagus...sukses kontesnya ya Mak *

    BalasHapus
  3. Tulisannya bagus, dan selamat ya mbak dapet bingkisan dari Starkled.

    BalasHapus
  4. Sampah sekarang ini sudah turut menumpuk menjadi bukit tinggi.
    Kian hari populasi juga bertambah, membuat global warming semakin terasa.
    Adapun cara untuk menguranginya adalah dengan penggunaan kertas.
    Salah satu diantaranya adalah penggunaan dus untuk makanan seperti ini : Dus Makanan Murah

    BalasHapus