Minggu, 21 Agustus 2011

Jelangkung di sini Ada Pesta

Permainan jelangkung lagi ngetren di sekolahan Fairus. Tiap jam istirahat hampir semua anak baik laki-laki maupun perempuan, miskin maupun kaya, tua maupun muda (eh anak skolah kan msh muda smua ya), tampak asik memainkan jangka di atas kertas sambil mengucap mantra "Jalangkung-jalangkung... di sini ada pesta, bla bla bla dan seterusnya dan seterusnya." Ntar kalo tu jangka gerak-gerak berarti arwah yang dipanggil udah dateng dan bisa ditanyain macem-macem, mulai dari nama, matinya kapan dan kenapa, sekarang tinggal dimana, nomor telepon berapa, persis seperti orang desperate gara-gara ngga ada manusia yang mau diajak kenalan akhirnya kenalan sama mahluk halus :D. Ada juga yang agak nyeleneh bertanya, " bener  ngga sih KD selingkuh sama Raul Lemos?" yang akhirnya dijawab sama si arwah, "meneketehe, nonton aja silet ntar siang," hihihi. Lagian mau begosip kok sama jelangkung.

Adalah Fairus salah satu dari sedikit orang yang katanya tidak percaya sama hal-hal mistis kayak gitu. "Hallah, palingan jangkanya itu mereka gerak-gerakkin sendiri atau digerakin angin," begitu pikirnya. Fairus tidak pernah mau bergabung sama teman-temannya yang sibuk berkutat dengan  jelangkung , ia lebih memilih nyalin PR yang belum dikerjakannya di rumah, yah mumpung mereka lagi pada sibuk main, jadi ngga ada yang tau kalo dia nyontek. Ini sih namanya oportunis!

Di rumah, seusai mengerjakan PR matematika, Fairus langsung membereskan barang-barangnya. Ada buku, penggaris, kalkulator, jangka.. eh tunggu apa tadi? jangka? Fairus tiba-tiba keinget sama jelangkung, maksudnya permainan jelangkung teman-temannya di sekolah. Lama-lama dia jadi penasaran, apa iya, arwah bisa datang kalo dipanggil dengan  cara itu? Fairus langsung mengambil jangka yang dikaitkan pada seutas tali, kemudian dibawah jangka tersebut diberi kertas dengan gambar lingkaran yang terdapat kolom-kolom yang berisikan huruf. Dia mengucapkan mantra yang biasa ia dengar dinyanyikan oleh teman-temanya itu "Jelangkung-jelangkung, di sini ada pesta..." sampai selesai. Sedetik, dua detik, semenit, dua menit, sampai.. "Capek ah.!" Fairus mendengus kesal, jangka sama sekali tidak bergerak. Ia lalu melemparkan jangka itu begitu saja dan pergi meninggalkan kamar.

"Ting tong... ting tong.." dengan malas Fairus beranjak dari sofa dan membukakan pintu. "Siapa sih yang bertamu siang-siang gini?" tanyanya dalam hati.

"Permisi.." seorang wanita, yang kira-kira lima tahun lebih tua darinya muncul dari balik pintu. "Iya?" Fairus merasa tidak mengenal wanita itu, mungkin saja... ini teman kakaknya.

"Perkenalkan, nama saya MIRA."

*********
Sementara itu di kamar Fairus, mbak Jum tampak sibuk beberes, sambil sesekali ngedumel. "Ya ampuun mas Fairus, mejanya berantakan sekali, ini apa sih, kok ada kertas, gambar lingkaran terus ada huruf-hurufnya?!" Mbak Jum penasaran, ia terus mengamati sambil berusaha memahami. "Loh kok ada huruf yang dilingkarin ya. Huruf A, I, M, sama R. Hmmm apa ya.... jangan-jangan nama pacarnya mas Fairus." Dasar tukang gosip, mbak Jum seperti berusaha untuk tahu apakah mungkin ada nama seseorang dibalik huruf-huruf itu? "Hmmm mungkin.. amir! ah nggak mungkin masa pacarnya mas Fairus namanya Amir. Atau... MIRA! Iya pasti MIRA! bilang sama ibu ah....."
*selesai*

5 komentar:

  1. wuih ceritanya bagus mba...beneran deh saya percaya mba pernah jadi penyiar radio , atau jangan2 masih jadi penyiar radio

    salam kenal mba

    tutorial,ebookgratis,seo software

    BalasHapus
    Balasan
    1. pantesan aja mba penulis yach..sukses mba..ceritanya bagus

      Hapus
    2. thank you, tp blog saya yg lbh aktif yg d blogdetik, yg ini lama vakum :)

      Hapus
  2. haha..ceritanya lucu dan unik mbak...
    saya tunggu cerita lucu lainnya ya.
    salam kenal

    BalasHapus